Pages

Powered by Blogger.

18.3.13

Awalnya bertukar sapa, lalu bertukar pikiran, lalu bertukar hati dan rasa. Bukankah seperti itu
kuntawiaji.tumblr.com 

13.3.13


I know you will too
sometimes, I hate people, because they always leave

Broken

Kenapa harus ada namanya sakit hati?
Tidak bisakah manusia hidup dalam ketenangan
Tanpa merasa terluka, terkhianati, dibohongi?
Apakah susah untuk benar-benar merasa percaya pada sesuatu?
Ketika kepercayaan itu telah lenyap
hanya menyisakan hati yang lukan?

Terluka dan sadar luka itu susah untuk menutup kembali
Berbeda dengan luka yang terlihat
Luka ini beda
Torehan yang dibuat oleh orang yang kau pikir kau kenal
Yang telah hidup bersama selama bertahun-tahun
Ternyata kau tidak benar-benar mengenal dia


I tried to sever ties and I ended up with wounds to bind
Like you're pouring salt in my cuts
And I just ran out of band-aids
I don't even know where to start
'Cause you can bandage the damage
You never really can fix a hear
t
You can fix what's been broken
Please don't get my hopes up
 tell me how could you be so cruel?

Fix A heart, Demi Lovato

I don't wanna be afraid
I wanna wake up feeling beautiful..today
And know that I'm okay
Cause everyone's perfect in unusual ways
So you see, I just wanna believe in me
It's amazing what you can hide
Just by putting on a smile
I'm quickly finding out
I'm not about to break down
Not today
I guess I always knew
That I had all the strength to make it through

Believe In Me, Demi Lovato


I'll be okay, just not today


11.3.13

Luar Biasa

Sabtu kemaren gw mengalami yang namanya bimbang, karena habis tukar pikiran dengan teman-teman gw, dan gw bimbang. Gw jadi terpengaruh sama omongan mereka dan sudah mulai berpikir sesuai dengan apan yang mereka saranin. Dan Maha Besar Allah, diberikan jawaban atas kebimbangan gw, dan lagi-lagi melalu twitter @kutipan_anda, user itu memberikan gw link tentang
Berhenti Membandingkan Diri Anda
 (klik aja quote diatas)

Alhamdulillah kebimbangan itu tidak berlanjut lama :)

Dan beberapa hari yang lalu gw nge-pos tentang berdamai dengan diri gw, kemaren ternyata si akun @kutipan_anda ini juga membahas tentang hal tersebut, sehati sepertinya gw sama adminnya <3
Berikut kutipannya

1. Kita semua pernah mengalami kegagalan, melakukan kesalahan yg terkadang dirasa tidak penting, atau juga merasa menyesal
2. Rasa-rasa seperti itu sebenarnya manusiawi sekali, tapi pernah kah kita sadar bagaimana kita menyikapi semua itu
3. Kita seringkali justru menjadikannya beban, terutama rasa yang susah mengikhlaskan atau menerima bahwa itu memang terjadi
4. Berdamailah dgn diri sendiri. Terima semua hal yg tidak menyenangkan itu dgn jiwa besar dan lapang dada
5. Juga maafkanlah diri sendiri, toh kita adalah manusia yang wajar jika sesekali melakukan kesalahan, jadi maafkan diri sendiri
6. Kebahagiaan terlalu berharga untuk ditutup oleh debu-debu tidak penting seperti itu, hanya krn kita tdk bisa menerimanya
7. Kita menjadi bahagia bukan krn sesuatu di luar diri, tetapi krn sesungguhnya kita sdh berdamai dengan diri sendiri
8. Kedamaian dlm diri ini lah yang menjadikan kita tenang dan lebih positif, sehingga hidup menjadi lebih bahagia
9. Jika bahagia membawa kesuksesan, maka berdamai dengan sendiri adalah penyebab kebahagiaan itu
10. Dengan ini pun kita belajar untuk mengerti diri sendiri, dengan ini juga kita belajar mengerti orang lain
11. Jadi cobalah terima diri apa adanya, dan berdamailah dengan diri sendiri. Terima kasih Sahabat telah menyimak, semoga bermanfaat

Untuk teman-teman gw yang udah mendorong dan menyemangati gw, maap banget gw tidak setuju dengan salah satu statement kalian


Lo tuh bisa nan lebih dari itu, lo cuma nyari-nyari pembenaran aja
Pembenaran dan bersyukur adalah 2 hal yang berbeda, apalagi yang disyukuri adalah hal yang benar-benar kita butuhkan dan kita sukai

Dan nemu satu artikel yang lagi serupa sama hidup gw. ahahaha, udah lama berteman kok, malah kemaren kan bisa jalan bareng, ngapain jauhan coba, mutusin tali silahturahim aja :)


10.3.13

1 tahun dan Bandung

Sudah setahun ternyata, sejak saya post ini dan ini. Waktu ternyata berlalu cepat sekali ya, tidak terasa udah setahun aja. Padahal kayaknya baru beberapa lama saja. 

Setahun...

And I really miss you grandma

Setahun...
Dan ada satu doa saya yang sejak setahun dulu belum dijawab, saya belum ketemu Oma dalam mimpi. Yah, mungkin saja sudah karena saya pernah baca kalau kita baru bangun,  kita tidak akan ingat 50% dari mimpi kita, dan ketika kita benar-benar sadar, kita hanya ingat 10% dari mimpi kita. Dan seingat saya, memang belum pernah mimpiin Oma. Tapi seperti yang disebutkan sebelumnya, mungkin saja saya memang lupa. 

Masih ingat dengan jelas, setahun yang lalu, disaat saya (memang) lagi galau karena mau UTS, dan karena memang saya tahu Oma sedang sakit. Galau tersebut bertambah karena dapat kabar menginggalnya Oma, sampai sekarang saya masih mau minta maaf dan berterima kasih sama Dian yang saat itu langsung ngehibur saya, dan maaf ya, Yan, jadi mengganggu lo yang saat itu juga sedang nyiapin buat UTS juga. 

Semoga Oma dimanja oleh Allah di surga sana, dan semoga Oma selalu menjadi malaikat penjaga saya, Nandha, dan sepupu-sepupu saya.

Berbicara soal sepupu, saya senang salah satu sepupu saya Sabtu, 09 Maret kemarin akhirnya bisa bertemu dengan Mamanya, setelah belasan tahun tidak bertemu. You really deserve it sis, you're patient make it happen. And I really adore you. So sorry I can't be with you when that happen. And safe flight to go home this morning. Salam kecup buat Mama Papa saya :*

Bandung....

Kota yang satu ini selalu membuat rindu. Mengutip kata salah satu teman saya:
Disini lo masih banyak teman, Nan. Beda sama Jakarta
Emang benar sih, resiko jadi lulusan dari jurusan yang setengah kerjaannya adalah di lapangan adalah, mereka tidak mungkin stay di satu kota saja, tapi ke pulau-pulau, sahkan sampe negara lain (adore this too!)

Bandung...
Walau saya kemarin tidak jadi main dan jalan-jalan, it's not a big thing, karena saya di Bandung, udah sadar bahwa saya berada di Bandung saja udah senang sekali. Walau sambil ngerjain kerjaan kantor juga, sampai diledekin karena weekend tetap kerja, tapi saya tetap senang, beda mungkin sama di Jakarta, kalau disini saya ada faktor X yang membuat hidup semakin bergairah. Semua cerita dan karakter diri saya temukan di kota ini. Kisah cinta juga iya kok (hueeeekkkkk) (udah move on kok, dari dulu). But, no future if there is no history right. Semua orang yang pernah berinteraksi dengan saya memegang peran penting dalam hidup ini tanpa disadari.


7.3.13

Let Go

One of the greatest feeling is letting go
Akhirnya gw bisa berdamai dengan diri gw. I was so relieved

4.3.13

GDGirls

Habis Baca blog Gaby dan ngakak-ngakak sendiri sama satu paragraf ini

 dan kangen mereka <3 pake sekali


2.3.13

Orientasi

Ketika orientasi lo mulai berubah apa yang harus lakukan?

Ketika orientasi dan tujuan lo bekerja sudah mulai ke arah gaji, apa yang lo rasakan?
Gw merasa "jijik" sama diri gw sendiri. Akhir-akhir ini entah kenapa kepikiran hal itu. Gara-gara baca komunitas serupa dengan kerjaan sekarang, dan karena akhir-akhir ini orang-oran disekitar gw bicaranya gaji mulu.

Ya, gw "jijik" sama diri gw, dari dulu gaji emang selalu menjadi orientasi terakhir gw (tp jadi pertimbangan juga sih). Gw merasa sesuatu dalam diri gw langsung berubah drastis, 180 derajat. Dari dulu yang jadi tujuan gw ada hal baru.

Kayak milih topik TA, kenapa gw milih di bidang Penginderaan Jauh? Karena dalam kuliah tidak diajarkan secara dalam, hanya kulit dalam kulit. Gw pengen sesuatu yang baru, yang tidak diajarkan dalam kuliah, makanya gw milih Inderaja jadi tema TA gw. Alhamdulillah gw lebih ngerti tentang koreksi geometrik, radiometrik, band, dan istilah inderaja lainnya yang pas kuliah inderaja dulu hanya gw tahu artinya, tp tidak kebayang karena tidak melakukan secara langsung.

Begitu juga sekarang, gw mengerjakan sesuatu yang pas kuliah nggk pernah gw dapatkan, kalau pun ada hanya secara teori, bukan secara praktek.

Kalau gw ditanya,
Passion lo di bidang apa sih?
Gw akan sering bingung menjawabnya, karena passion gw itu belajar hal baru.

Dan ketika orientasi lo berubah, mari putar kembali kemana arah utara lo mengarah sebelumnya. 

1.3.13

CaGIS

GIS is such a growing industry that you can make of it whatever your interests dictate. Almost all industries utilize GIS these days so you can pursue a job path that falls within your interest. Could be teaching, could be analysis, public health, oceanography, cartography, etc...you can really work in a niche that you love
maps.com

In order to stay productive with the ever-changing field of GIS, I have to frequently attend training workshops. It's critical to take advantage of local GIS user groups and workshops and to have knowledge of other GIS users

the question is..."HOW"

have a thought about take "Management Data" for my master ??

24.2.13

Long Post

Ini malam minggu dan akhirnya gw demam dan flu. Ini adalah sakit pertama gw selama gw hidup di Jakarta.emang gw akui daya tahan tubuh gw akhir-akhir ini menurun, mungkin salah satu sebabnya adalah udah seminggu terakhir ini gw kena hujan terus. Salah dua sebabnya (ini benar-benar nggak nyambung sih) karena gigi geraham gw lagi tumbuh (I told you!)

Disaat lagi berkutat dengan mengalirnya cairan dari hidung gw dengan frekuensi yang lebih daripada saat gw normal, banyak pikiran yang masuk. Yang kebisaan aneh gw memang seperti itu, saat sakit banyak pikiran aneh masuk. Gw kepikiran pengen kuliah lagi. Kuliah disini yang gw maksudkan disini bukan melanjutkan ke jenjang master tapi pengen kembali kuliah. Ditambah lagi tadi siang Mbak Kosan gw nagsih tahu bahwa bulan April nanti uang kosan naik Rp. 100.000 (kapan bisa nabungnya ini), pikiran aneh juga semakin bertambah. Gw jadi berpikir ingin pindah kosan, tp gw sangat malas untuk nyarinya, nanti aja deh sekalian nyari kosan bareng teman gw Rene yang berencana pindah kosan juga. Gw jadi kangen kehidupan gw di Bandung, kosan nggak semahal di Jakarta, biaya hidup juga seperti itu. Yang paling pasti adalah gw kangen dengan masa-masa kuliah. Gw kangen dimana jam 9 malam gw udah tidur (sekarang kadang masih sih), bangun jam 1 atau jam 2 buat ngerjain tugas (kalau ada, kalau nggak, tidurnya lanjut). Gw juga kangen dimana saat harus mandi pagi buat kuliah gw mondar-mandir atau lompat-lompat dulu di kamar buat nyari keringat dan rasa panas, jadi pas mandi si dinginnya air bisa sedikit terendam (jangan diikut saudara-saudara). Gw kangen jalan kaki ditanjakkan kanayakan buat cari angkot, gw kangen nebeng motornya Dian buat kekampus, gw kangen ruang kuliah 3101, 3102, 3015, gw kangen nyatat catatan kuliah dikertas atau dibuku biasa trus gw salin lagi dengan rapi ke catatan kuliah gw (cara belajar gw, kalo ini bisa aja diikuti), gw kangen saat catatan gw sering dipinjam buat difotocopi sebelum ujian (sedikit bangga), gw kangen ngerjain soal-soal ujian tahun-tahun sebelumnya, gw kangen perasaan menyesal gw dihari ujian karena gw tidurnya kecepetan dan kurangnya persiapan buat ujian (kapan bisa siap sih ujian?). Gw kangen nongkrong depan perpus, entah ngerjain tugas, atau sekedar duduk aja bareng teman-teman gw, gw kangen menggambar di depan perpus, superkangen dengan hembusan angis di depan perpus, kangen ngelihatin IMG dari perpus Gw juga kangen gosip bareng temen-temen gw, kangen patungan buat beli hadiah ultah GDGirls, kangen ngeband dan latihan di studio yang berbeda-beda dengan GDGirs termasuk sibuk dan bingung nyari studionya. Gw kangen setiap ultah IMG08 nyanyi lagu angkatan depan IMG, buka puasa bareng di Beskem Mail, rapat dan sosialisasi sampe pagi, pemilu IMG sampe sehari lebih tanpa tidur (ngeeekk), latihan futsal, main badminton tiap senin malam di GOR Cisitu, jadi suporter jika ada pertandingan antar himpunan. Gw bahkan kangen disebut "ratu BEC" ahahaha, just because I already know where to buy something in that place. Gw kangen itu semua (apalagi orang-orang yang terlibat di dalamnya).

Disaat perasaan-perasaan itu menyerang, Tuhan ngasih pencerahan buat gw melalui timeline @Kutipan_Anda yang malam ini sedang membahas tentang waktu, berikut adalah kutipan tweet-
tweetnya:
1. Waktu adalah guru paling disiplin dan tegas, ia mengajarkan banyak hal kepada kita, namun ia tak pernah menunggu dan terus berlalu
2. Kita boleh saja mengeluh mengapa waktu begitu terbatasnya, mengapa waktu tidak bisa diputar kembali, namun ia tetap akan berlalu
3. Waktu mungkin terlihat kejam. Ya, itu bagi mereka yg hanya mengeluh, namun tdk untuk mereka yg cerdas dan cermat memanfaatkannya
5. Waktu 24 jam itu sangat cukup. Yang kurang adalah pengetahuan dan usaha kita untuk memaksimalkannya
6. Sibuk tidak selalu baik. justru lbh baik tdk melakukan apa-apa ketimbang mengerjakan sesuatu yang tdk menghasilkan apa-apa
7. Bagi orang sibuk, 24 jam itu waktu yg singkat. Bagi orang produktif, 24 jam itu waktu yg panjang
8. Sibuk dan mencoba melakukan sesuatu tanpa rencana dan perhitungan yang matang hanya akan menghabiskan waktu
9. Mencoba itu baik, tp kita juga harus ingat waktu itu terbatas. Jangan takut memberikan batas waktu utk berapa lama kita mencapai sesuatu
12. DISIPLIN dan JANGAN MENUNDA adalah wajib dalam hal ini. Selama menunda telah menjadi kebiasaan, maka jgn heran 24 jam itu kurang
13. Dan satu lagi, tegas dgn diri sendiri. Karena waktu tdk pernah mentoleransi siapa pun yang menunda, jadi tegaslah pada diri sendiri
15. Jadi jika Sahabat masih merasa 24 jam itu kurang. Coba introspeksi lagi tindakan dalam 24 jam itu, dan cari cara memaksimalkannya

Begitu juga dengan timeline-nya @NGIndonesia yang bertanya seperti ini
apa makna perjalanan bagimu?
dan ada salah satu yang jawab dan gw suka jawabannya
mencari tujuan hidup dan belajar mengikuti aliran sungai yang kadang berubah kecepatan debitnya
-@nasyaAD

Gw ingin selalu belajar sampai waktu gw disuruh pulang, tidak ada kata tua untuk belajar. Tuhan emang luar biasa kuasa-Nya, bisa ngasih jawaban kepada hambanya yang lagi dilanda kegalauan ini, hanya bagaimana cara kita melihat jawaban dari setiap situasi dan kondisi yang ada di sekitar kita. I love you Allah <3

22.2.13

The Pianist

You know what the best part of "The Pianist" movie?
This one:

Chopin: Grande Polonaise Brillante Op. 22

I've tried to learn this once, but it is too hard :'(